OLEH : SURYATINO.PESERTA :
201510443287CGP ASAL SMPN 5
GARUT
Ki Hajar Dewantara lahir dengan nama Raden Mas (R.M.) Suwardi Suryaningrat. Beliau lahir pada Kamis Legi, 2 Mei 1889 di Yogyakarta. Ki Hajar Dewantara berasal dari keluarga bangsawan Puro Pakualaman Yogyakarta. Ayahnya adalah Kanjeng Pangeran Ario (K.P.A.).Tanggal lahir beliau diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional,
Semboyan yang paling terkenal dari hasil pemikiran kihajar Dewantara adalah :
1. ING NGARSA SUNG TULADHA ( di depan memberi contoh (suri tauladan)
2. ING MADYA MANGUN KARSA ( ditengah membangun kekuatan dan terus berkarya)
3. TUT WURI HANDAYANI ( di belakang memberi dorongan /semangat)
A.
Sintesis Berbagai Materi
Dasar-dasar
Pendidikan menurut KHD diawali dengan Kata ‘Pendidikan’ dan ‘Pengajaran’ yang seringkali dipakai bersama-sama. Sebenarnya
gabungan kedua kata itu dapat mengeruhkan pengertiannya yang asli. ‘pengajaran’
(onderwijs) itu merupakan salah satu bagian dari Pendidikan. Maksudnya,
pengajaran itu tidak lain adalah Pendidikan dengan cara memberi ilmu atau
berfaedah buat hidup anak-anak, baik lahir maupun batin.
Pendidikan itu
hanya suatu ‘tuntunan’ di dalam hidup tumbuhnya anak-anak kita.
Artinya, bahwa hidup tumbuhnya anak itu terletak di luar kecakapan atau kehendak
kita kaum pendidik. Anak-anak itu sebagai makhluk, manusia, dan benda hidup,
sehingga mereka hidup dan tumbuh menurut kodratnya sendiri. Andaikata anak
tidak baik dasarnya, tentu anak tersebut perlu mendapatkan tuntunan agar
semakin baik budi pekertinya. Anak yang dasar jiwanya tidak baik dan juga tidak
mendapat tuntunan Pendidikan, tentu akan mudah menjadi orang jahat. Anak yang
sudah baik dasarnya juga masih memerlukan tuntunan. Tidak saja dengan tuntunan
itu ia akan mendapatkan kecerdasan yang lebih tinggi dan luas, akan tetapi
dengan adanya tuntunan itu ia dapat terlepas dari segala macam pengaruh jahat.
Tidak sedikit anak-anak yang baik dasarnya, tetapi karena pengaruh-pengaruh
keadaan yang buruk, kemudian menjadi orangorang jahat.
Dasar Jiwa Anak /Kodrat anak dan Kekuasaan
Pendidikan. Istilah ‘dasar-jiwa’ yaitu keadaan jiwa yang asli menurut kodratnya
sendiri dan belum dipengaruhi oleh keadaan di luar diri yang dibawa oleh anak
ketika lahir di dunia.
Mengenai
dasar jiwa yang dimiliki anak-anak itu, terdapat tiga aliran yang berhubungan
dengan soal daya Pendidikan. Pertama, yaitu anak yang lahir di
dunia itu diumpamakan seperti sehelai kertas yang belum ditulis, sehingga kaum
pendidik boleh mengisi kertas yang kosong itu menurut kehendaknya. Artinya, si
pendidik berkuasa sepenuhnya untuk membentuk watak atau budi seperti yang
diinginkan; Kedua, ialah aliran negative, yang
berpendapat, bahwa anak itu lahir sebagai sehelai kertas yang sudah ditulisi
sepenuhnya, sehingga Pendidikan dari siapapun tidak mungkin dapat mengubah
karakter anak. Pendidikan hanya dapat mengawasi dan mengamati supaya
pengaruh-pengaruh yang jahat tidak mendekati diri anak; Ketiga,
ialah aliran yang terkenal dengan nama convergentie-theorie.
Teori ini mengajarkan, bahwa anak yang dilahirkan itu diumpamakan sehelai
kertas yang sudah ditulisi penuh, tetapi semua tulisan-tulisan itu suram.Dalam
hal ini Pendidikan itu berkewajiban dan berkuasa menebalkan segala tulisan yang
suram dan yang berisi baik, agar kelak nampak sebagai budi pekerti yang baik.
Segala tulisan yang mengandung arti jahat hendaknya dibiarkan, agar jangan
sampai menjadi tebal, bahkan makin suram.
Pendidikan Budi Pekerti. Budi pekerti,
watak, atau karakter merupakan hasil dari bersatunya gerak pikiran, perasaan,
dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan tenaga. Perlu diketahui bahwa budi
berarti pikiran-perasaan-kemauan, sedangkan pekerti artinya ‘tenaga’. Jadi budi
pekerti merupakan sifat jiwa manusia, mulai angan-angan hingga menjelma sebagai
tenaga. Dengan adanya budi pekerti, setiap manusia berdiri sebagai manusia,
dengan dasar-dasar yang jahat dan memang dapat dihilangkan, maupun dalam arti
neutraliseeren (menutup, mengurangi) tabiat-tabiat jahat yang biologis atau
yang tak dapat lenyap sama sekali karena sudah Bersatu dengan jiwa.
Permainan Anak Adalah Pendidikan. Dalam proses pembelajaran tidak hanya mengonsentrasikan pada pelajaran
(latihan) panca indra saja, tetapi permainan anak juga dimasukkan pada
pembelajaran di sekolah sebagai kultur. permainan anak sebagai alat pendidikan
dan juga tentang asas-asasnya ‘Taman Anak’ dalam Taman Siswa yang bertujuan
agar kaum pendidik dan ibu-ibu dapat mengadakan metode sendiri yang selaras
dengan kehidupan bangsa kita.
Pendidikan yang berpihak pada anak. Pendidikan yang berupaya memenuhi kodrat kebutuhan tumbuh kembang anak.
Anak-anak yang terpenuhi kodrat tumbuh kembangnya akan tumbuh menjadi insan
dengan budi pekerti (cipta. Rasa, karsa dan dorongan untuk berkontribusi pada
masyarakat. Pendidikan juga harus menghamba pada anak yang mana
bebas dari ikatan, dengan suci hati mendekati sang anak bukan untuk meminta
suatu hak.
Pada
pelaksanaan pendidikan di Taman Siswa KHD menggunakan Among Methode
maka pengajaran berarti mendidik anak akan menjadi manusia yang merdeka
batinnya, merdeka fikirannya dan merdeka tenaganya. Sistem Among • “Among” (emban), “Momong” (mengemban) • Layaknya
seorang pengasuh (fasilitator) = mengasuh, membimbing sang anak dengan ikhlas
sesuai bakat dan minat yang diasuh. • Guru= Pamong = mencermati garis kodrat
kemampuan siswa agar jiwanya merdeka lahir batin. • Azas kekeluargaan
(asah-asih-asuh).
Pelaksanaan
Sistem Among Bersendikan pada dua
bagian yaitu kodrat alam dan kemerdekaan. Dalam Sendi
1. Kodrat Alam • Sifat Kodrat anak yang selalu tenteram dan nyaman di
alam kekeluargaan, maka sistem among membawa suasana kehangatan keluarga dalam
KBM. • Sifat kodrat anak yang suka bermain (dolanan/kinder spellen)
difasilitasi dalam KBM dengan muatan dolanan anak dan simulasi. • Tut Wuri
Handayani mengembangkan garis kodrat talenta (eurythme) dan minat (passion)
sang anak, sehingga anak lebih aktif mencari tahu (coriousity) daripada pasif
menanti diberi tahu. • Pengertian Kodrat Alam selalu maju menyesuaikan dengan
kemajuan alam dan jaman (tijd en ruimte) seiring dengan Olah Budaya Manusia; Sendi 2. Kemerdekaan
• Tujuan utama Sistem Among • Hak untuk mengatur dirinya sendiri
(zelfbeschikkingsrecht) • mengingat syarat tertib damainya (orde en vrede)
hidup bermasyarakat • Berlainan dengan konsep dr Maria Montessori dengan konsep
Absolute Vrijheid (jiwa merdeka mutlak) sejajar dengan liberalisme. • Sistem
among melarang pelaksanaan hukuman dan pemaksaan dalam KBM karena akan
menghambat pertumbuhan jiwa merdeka sang anak. Sanksi kepada siswa harus
seimbang, netral dan adil.
Tripusat
Pendidikan 1. Lingkungan Keluarga : pendidikan penuh kasih tulus
dari orang tua tanpa pamrih, merupakan pendidikan yang pertama dan utama kepada
pembinaan watak dasar seorang siswa. 2. Lingkungan Sekolah :
secara formal merupakan titipan orang tua siswa kepada sekolah tempat belajar
ilmu dan adab. 3. Lingkungan Masyarakat : mendidik sang anak
dengan learning by doing dalam pergaulan masyarakat. Kegiatan kemasyarakatan
yang positif membantu pembentukan watak sang anak dan harus dijauhkan dari
kontaminasi pergaulan yang negatif.
B. Refleksi Mandiri
Setelah mempelajari dan memahami tentang filosopi
pemikiran KHD, ada beberapa refleksi buat diri saya antara lain :
1. Apa yang saya percaya tentang murid dan
pembelajaran di kelas sebelum mempelajari modul 1.1
Saya percaya seorang murid dapat dibentuk
dan diarahkan hanya oleh guru. Pada pelaksanaannya guru berperan sangat dominan.seorang
guru mata pelajaran memberikan transfer ilmu pengetahuan kepada muridnya, saya
sebagai guru bimbingan dan koseling merujuk pada ranah sikap, mental, segi
psikologis siswa yang mana terkadang lebih dominan perannya. Dalam hal lain
saya percaya bahwa murid mempunyai keunikan tersendiri dalam bebagai aspek
minat, bakat, kemampuan yang secara nyata belum bisa diungkap sepenuhnya.
2. Apa yang berubah dari pemikiran atau perilaku saya
setelah mempelajari modul ini ?
3. Apa yang bisa segera saya terapkan lebih baik agar kelas
saya mencerminkan pemikiran KHD?
Hal-hal yang harus segera diterapkan di kelas yang
mencerminkan pemikiran KHD antara lain :
a. Dalam memberikan layanan Bimbingan dan Konseling saya
harus lebih dapat menghamba pada anak dengan lebih memahami aspek-aspek
psikologis yang dimiliki anak, seperti minat, bakat, hobi, cita-cita aspek
kerpibadian lainnya
b. Saya harus lebih menguasai aspek IT guna mengikuti perkembangan
kodrat zaman dan mengimbangi era teknologi yang tidak menutup kemungkinan murid
menguasainya.
c. Dalam era pandemi covid ini saya akan menyelenggarakan
layanan yang bersifat online / daring, sehingga murid tidak kehilangan arah dan
komunikasi terus terjalin
RANCANGAN TINDAKAN UNTUK AKSI NYATA
Judul Modul : Cyber Counseling /
Konseling Online sebagai salah satu Layanan BK
di Era Pandemi Covid-19 saat ini
Nama Peserta : SURYATI, S.Pd
NO Peserta : 201510443287
Latar Belakang :
Pada saat situasi Pandemi covid -19
ini banyak berdampak pada berbagai perubahan antara lain pola sistem pendidikan
dari moda tatap muka menjadi belajar di rumah. Dengan demikian berdampak pula
pelaksanaan pemberian layanan bimbingan dan konseling.
Dengan pembelajaran
daring di rumah yang telah dilaksanakan hampir 10 bulan banyak maslah yang
dirasakan oleh siswa antara lain motivasi belajar menurun, terjadi kejenuhan dalam
belajar, ketagihan game online dll. Melihat gejala-gejala yang muncul saya
sebagai guru BK harus segera bertindak menangani permasalahan yang dihadapi
para siswa.
Menurut hemat saya layanan konseling yang cocok
dilaksanakan adalah konseling online/ cyber counseling.dengan
pertimbangan siswa sekarang sangat Uptude terkait Perkembangan
Teknologi, “Gadget” merupakan sahabat dan
partner siswa.
Tujuan Yang diharapkan :
a. Siswa memiliki kemampuan untuk menghadapi permasalahan
yang dihadapinya, dengan menggali kemampuan dan potensi yang ada pada dirinya.
b. Siswa mampu mengembangkan kebiasaan yang positif dari
kegiatan selama belajar di rumah
c. Siswa mampu menghindari efek negatif yang sering
dilakukan dari penggunaan gadget di masa belajar di rumah
Tolak Ukur ( Bukti yang dijadikan indikator pencapaian)
a. Terlaksananya layanan BK online sesuai tujuan yang
diharapkan
b. Terbentuknya kebiasaan siswa yang positif dengan
meningkatnya motivasi belajar
c. Efek negatif penggunaan gadget bisa diminimalisasi
Waktu yang
diperlukan untuk melaksanakan layanan ini sekitar tahap awal sesi konseling 40-60 menit dala kurun waktu dua minggu
sampe satu bulan, atau disesuaikan dengan kesediaan dan kesiapan siswa
Dukungan yang dibutuhkan :
1. Alat dan Bahan serta langkah konselor
a.
Aplikasi yang dapat digunakan untuk Konseling : Zoom, Google
Meet, Skype, Cisco Webex, Google Duo
b.
Setting Agenda untuk sesi Konseling
c.
Laksanakan sesi
Konseling dalam durasi 40 – 60 menit
d.
Jika anda membutuhkan “Lembar kerja” untuk konseli, disiapkan
dan disharekan terlebih dahulu ke konseli
e.
Lakukan evaluasi setiap sesi Konseling yang dilakukan
f.
Catat pelaksanaan sesi konseling dalam laporan Konseling
2. Pihak Terkait antara lain : dukungan pimpinan sekolah, guru mata
pelajaran, walikelas, pihak orang tua

Good. Ini mah sudah tahap rancangan ya...keren
BalasHapusTerimakasih buu..masih tahap belajar masih banyak kekurangan🙏🙏
HapusSesuai kodrat zaman y bu...waktu sy sekolah dulu, di kasih secuir kertas undangan untuk menghadap Bapak/Ibu Guru BK..he..tapi saya mah jarang mendapatkan undangan itu..mungkin dianggap baik2 saja y?? Tapi kan belum tentu y bu yg kliatan baik2 saja tidak punya permasalahn di sekolah.
BalasHapusBetul Pa Bowo, seorang guru BK sering kali dianggap polisi sekolah, yang tugasnya hanya menghukum, memberi sangsi kepada siswa yang melakukan pelanggaran, dengan secuir kertas juga sudah menjadi hal yang menakutkan. Padahal yang seutuhnya sesuai dengan POP BK, guru BK harus dapat membantu semua siswa dalam mencapai perkembangan yang optimal dengan berbagai keunikan yang mereka miliki.
BalasHapusSecara kodrat semua mahluk hidup pasti mempunyai permasalahan, tetapi tahap penyelesaiannya tergantung pada kapasitas dan kemampuan individu dalam menanggapi dan menghadapinya.
Guru BK Peduli siswa, sahabat Siswa..Janten curhat
terima kasih Pa Bowo perhatian dan komennya